Aku Berfikir, Maka Aku Gila

"sebuah pengalaman berfikir orang waras yang merasa gila"


    
    Sebuah pikiran yang mengantarkanku pada kegilaan. Aku menjadi gila saat pikiranku mulai tergerak untuk bekerja. Entah, apakah itu sebuah tuntutan atau memang sebuah respon alamiah yang dimiliki oleh manusia. Jika itu adalah alamiah maka seharusnya banyak orang gila yang terlahir di dunia ini karena banyak orang berfikir. Terlebih lagi yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah karena manusia memiliki akal pikiran. Tetapi jika itu sebuah tuntutan, maka kita harus memburu siapa yang membuat kekacauan pikiran ini dan kita harus tuntut balik!

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa lepas dari bantuan manusia lainnya. Tetapi pada hakikatnya manusia adalah makhluk individu, ia melakukan segala sesuatu adalah untuk memnuhi kebutuhan individunya. Manusia adalah makhluk yang paling sempurna dibandingkan makhluk lainnya, bahkan malaikat dan iblis pun cemburu dengan manusia ketika diminta oleh Tuhan untuk sujud kepada manusia. Jika malaikat melakukan apa yang diperintah Tuhan karena memang malaikat diciptakan untuk memenuhi segala perintah Tuhan, tetapi iblis bersikap sombong dan tidak mau mematuhi perintah Tuhan, sehingga iblis dilemparkan keluar dari nikmatNya sebagai hukuman karena membangkang atas perintahNya.

Letak kesempurnaan manusia adalah pada akal fikirannya. Itulah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Fungsi akal bagi manusia sangat fundamental, karena yang mencirikan bahwa ia sebagai manusia adalah akal fikirannya. Menurut Aristoteles, manusia adalah hewan yang berakal, itu artinya saat manusia tidak menggunakan akal pikirannya maka ia adalah hewan, hewan yang hanya memiliki nafsu. Sebegitu pentingnya fungsi akal bagi manusia itu sendiri sehingga perlu dimanfatkan dengan sebaik mungkin. Akal  menjadi daya tarik sendiri yang membuat malaikat dan iblis cemburu dengan manusia, ia menjadi self control bagi tindakan manusia. Fungsi akal bekerja tergantung siapa yang mempekerjakan. Akal adalah pekerja bagi satu tubuh manusia, maka tergantung bagaimana manusia itu memperkerjakan pekerjanya, apakah dipekerjakan dalam hal-hal kebaikan atau hal-hal keburukan, makanya kita sering terdengar istilah “akal busuk”, dan sebagainya. Layaknya pekerja, akal pun berhak untuk mendapatkan hak-haknya sebagai akal. Jangan bertindak layaknya kaum kapitalis yang memaksa akal untuk bekerja terus-menerus, nanti bisa kusut akalmu, jangan lupa di istirahatkan dan refreshing agar akalmu segar kembali sehingga dapat bekerja lagi dengan baik, jadilah sosialis yang baik. Tetapi jangan juga kita berdiam diri terus-menerus dan tidak bergerak menggunakan akal, nanti akalmu mati dan dapat bertindak layaknya hewan, dan menjadi revolusioner adalah pilihan. Gunakanlah akal secara proporsional, beri segala haknya demi kesajahteraannya. Akal pun harus disejahterakan!

 Aku teringat salah satu kalimat yang dilontarkan oleh Bapak Republik Tan Malaka. Agaknya kalimat itu bisa dijadikan motivasi dalam berproses, “terbentur, terbentur, terbentuk”. Proses akal yang selalu mendapatkan pekerjaan atau yang selalu dibenturkan sana sini akan terbentuk, yang akan berpengaruh pada karater manusia itu sendiri. Proses pembangunan karakter atau character building adalah dimulai dari konstruksi akal pikiran. Bukan hanya pembangunan karakter, permulaan semua perubahan dalam diri manusia adalah bermuara pada akal pikiran. Maka banyak orang mengatakan, untuk kamu bisa mencapai hal yang kamu harapkan, kamu harus mengubah mind set terlebih dahulu sehingga apa yang dilakukan akal akan berpengaruh pada pola tindakan.

Namun kegelisahanku adalah aku mulai menggila saat aku berfikir atau bahkan aku  harus menjadi gila agar dapat menjalani segalanya dengan enjoy dan dapat mencapai apa yang diharapkan. Aku bukan seperti apa yang dikatakan Descrates, “aku berfikir maka, aku ada”. Bahkan lebih daripada itu, “aku berfikir maka aku gila”. Mungkin itulah yang berlaku saat ini, lebih naik tingkat bukan hanya sekedar menjadi “ada” tetapi menjadi “gila”, bahkan bisa sampai pada puncak kegilaan yaitu “tiada”. Karena ketika kita sampai pada puncak kegilaan, maka kita sudah dianggap tiada oleh kebanyakan orang, itulah hakikat hidup, dari ada hingga tiada. Aku tidak menyalahkan siapapun dalam kegilaan ini. Namun kegilaan ini menyadarkanku bahwa aku belum maksimal menggunakan anugerah yang Tuhan berikan sehingga aku terlempar pada fase kebingungan. Kurang berani dalam melakukan sesuatu dan masih takut dengan resiko, karena baiknya peran idealis harus disertakan dengan peran aktivis agar revolusi itu tercipta!

 Aku dibuat bingung oleh situasi yang membuatku bingung, sampai pada aku bingung aku harus melakukan apa? Padahal sudah jelas bahwa banyak pekerjaan diisi kepala. Namun lagi-lagi dan sekali lagi pemeran idealis harus disertai dengan pemeran aktivis agar revolusi tercipta! Berfikir gila adalah suatu keharusan dalam situasi yang membingungkan ini, terlebih lagi kita tinggal di zaman edan maka kita pun harus berfikir edan agar tetap hidup. Bukankah kita harus berkembang mengikuti zaman? Berfikiran dengan menggila, ciptakan kegilaanmu, dan jadilah radikal maka kau akan lebih hidup!

Pikiran pemuda adalah pikiran yang radikal, maka berikirlah sebebas mungkin, luaskan kapasitas pemikiranmu dan jadilah hebat! Tugas seorang pemuda adalah menaklukan zaman, bukan takluk oleh zaman. Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, sedangkan seorang pemuda dapat mewujudkannya. Pelaut yang hebat hanya terlahir dari terpaan badai yang dahsyat, ia bertarung, dan kemudian menang! Mari bangkit, taklukan dunia, dan menangkan. Hidup harus dimenangkan. Generasi tua hanya dapat bermimpi, generasi mudalah yang mewujudkannya!

 

Gubuk Gelisah, 16/10/2020 

4 Komentar

  1. Mantaapp mas. Terus berkarya! Terimakasih telah memotivasi, hnya perlu istiqomah saja agar tulisan berkrmbang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mas masukannya. Akan terus kami perbaiki..

      Hapus
  2. Kerenn min.. terus berkarya. Ijin share min

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih kak. Dengan senang hati bisa di share ke semua teman2nya. Hehe..

      Hapus
Lebih baru Lebih lama